Diberkati Supaya Menjadi Berkat

Khotbah Untuk : 08 Feb 2026
🏷Bacaan Sexagesima
Nats: Efesus 1:3–10
👁 17x dibaca
belum ada rating

Pernahkah Saudara membuka sebuah paket hadiah yang sangat indah, tetapi hanya diletakkan di lemari, tidak pernah dipakai, tidak pernah dibagikan?

Pertanyaan retoris: Apakah berkat Allah hanya untuk dikagumi, atau untuk dijalani dan dibagikan?

Minggu Sexagesima mengarahkan hati kita pada karya Allah yang telah dimulai jauh sebelum kita mengenal Dia. Dalam Efesus 1:3–10, Rasul Paulus membawa jemaat melihat panorama besar keselamatan: kita diberkati secara rohani di dalam Kristus, bukan agar berkat itu berhenti pada diri kita, melainkan mengalir bagi kemuliaan Allah dan kebaikan dunia.


LATAR BELAKANG TEKS

Surat Efesus ditulis untuk jemaat yang hidup di tengah kota kosmopolitan, penuh kuasa politik, ekonomi, dan penyembahan berhala. Pasal 1 ayat 3–14 dalam bahasa Yunani adalah satu kalimat panjang, sebuah pujian yang mengalir tanpa henti. Ini menunjukkan bahwa teologi sejati melahirkan penyembahan, dan penyembahan sejati melahirkan kehidupan yang berdampak.


I. BERKAT ROHANI BERASAL DARI ALLAH DAN BERAKAR DALAM KRISTUS (ay. 3–4)

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus…” Paulus memulai dengan doksologi. Berkat sejati selalu dimulai dengan Allah.

  • Sumber berkat: Allah sendiri
    Berkat bukan hasil keberhasilan manusia, melainkan inisiatif kasih Allah. Kata “memberkati” (Yunani: eulogeo) berarti “berkata baik, mencurahkan kebaikan.”
  • Sifat berkat: rohani dan surgawi
    Paulus menegaskan bahwa kita diberkati “di sorga,” artinya berkat yang tidak tergantung situasi duniawi, melainkan realitas kekal.
  • Tujuan awal: hidup kudus dan tak bercacat
    Pemilihan sebelum dunia dijadikan bukan untuk kesombongan rohani, tetapi untuk transformasi hidup.

Ayat paralel: 2 Petrus 1:3 – Allah telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh.

Transisi: Berkat rohani ini membawa kita masuk ke dalam rencana kasih Allah yang lebih besar.


II. BERKAT KESELAMATAN MENGALIR DARI KASIH KARUNIA ALLAH (ay. 5–7)

Paulus menyingkapkan inti Injil: adopsi, penebusan, dan pengampunan.

  • Diadopsi sebagai anak-anak Allah
    Kata “ditentukan dari semula” (proorizo) menunjukkan maksud kasih Allah, bukan paksaan, tetapi rencana penuh anugerah.
  • Ditebus oleh darah Kristus
    Penebusan (apolutrosis) berarti dibebaskan dengan harga mahal. Darah Kristus adalah harga berkat kita.
  • Pengampunan yang melimpah
    Anugerah Allah tidak pas-pasan, tetapi “melimpah-limpah.”

Ayat paralel: Roma 5:8 – Kristus mati bagi kita ketika kita masih berdosa.

Transisi: Keselamatan pribadi ini tidak berhenti pada diri kita, tetapi masuk ke dalam rencana kosmik Allah.


III. BERKAT ALLAH MEMILIKI TUJUAN MISI BAGI DUNIA (ay. 8–10)

Allah menyatakan rahasia kehendak-Nya: mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus.

  • Rahasia yang kini dinyatakan
    Injil bukan rahasia tersembunyi selamanya, tetapi kebenaran yang harus diberitakan.
  • Kristus sebagai pusat segala sesuatu
    Segala yang di sorga dan di bumi dipersatukan di dalam Dia.
  • Umat Allah sebagai alat berkat
    Gereja dipanggil menjadi tanda dan sarana berkat Allah bagi dunia.

Ayat paralel: Matius 5:16 – Biarlah terangmu bercahaya di depan orang.


APLIKASI PRAKTIS

  • Pegawai/Karyawan: Jadikan pekerjaan sebagai ladang pelayanan.
  • Pedagang: Salurkan berkat melalui kejujuran dan kemurahan.
  • Pemuda: Hidup kudus sebagai kesaksian generasi.
  • Orang Tua: Didik anak sebagai bagian dari rencana Allah.

Ilustrasi: Berkat seperti cahaya lampu. Ia tidak berkurang ketika menerangi orang lain, justru menyingkapkan kegelapan.


PENUTUP

Saudara, kita telah diberkati di dalam Kristus dengan berkat yang kekal. Sekarang, kita dipanggil untuk menjadi berkat—melalui hidup, perkataan, dan perbuatan—hingga dunia melihat kemuliaan Allah.

Seruan: Mari hidup sebagai umat yang sadar akan berkat dan setia menyalurkannya.

Dari sorga turun kasih dan terang,
Mengalir lewat hidup yang taat dan terang.
Diberkati bukan untuk disimpan berdiam,
Tetapi dibagi, jadi berkat sepanjang zaman.