Karya Allah yang Sempurna

Khotbah Untuk : 11 Jan 2026
🏷S. Minggu 2 Setelah Epipanias
Nats: Kejadian 1:1–25
👁 33x dibaca
belum ada rating

Pembukaan Khotbah (Ice Breaker)

Anak-anak, pernahkah kalian membuat sesuatu? Mungkin menggambar, menyusun lego, atau membuat istana pasir. Bagaimana rasanya ketika hasilnya bagus?

Sekarang bayangkan: siapa yang membuat langit, laut, gunung, binatang, dan tumbuhan?

Hari ini kita akan belajar bahwa Allah adalah Pencipta yang karyanya sempurna.


Latar Belakang Teks Kejadian 1

Kejadian 1 ditulis untuk menyatakan bahwa alam semesta tidak terjadi secara kebetulan. Semuanya berasal dari Allah yang Mahakuasa. Frasa pembuka Alkitab:

“Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.”

Ini menegaskan bahwa sebelum ada apa pun, Allah sudah ada.


I. Allah Mencipta dengan Kuasa Firman-Nya (ayat 1–5)

Penekanan Ayat: “Berfirmanlah Allah…”

Kata Ibrani “bara” berarti mencipta dari tidak ada (ex nihilo).

Makna Teologis

  • Allah tidak membutuhkan bahan apa pun.
  • Firman Allah berkuasa dan efektif.

Ketika Allah berfirman, terang jadi ada. Tidak ada yang gagal.

Ayat Paralel:

  • Ibrani 11:3 – Dunia dijadikan oleh firman Allah.
  • Yohanes 1:1–3 – Firman itu bersama Allah dan mencipta.

Transisi: Jika Allah mencipta dengan firman, bagaimana proses karya-Nya?


II. Allah Mencipta dengan Keteraturan dan Tujuan (ayat 6–13)

Allah menciptakan langit, laut, dan daratan secara bertahap. Semua tertata rapi.

Kata “baik” (tov) muncul berulang kali. Artinya: sesuai maksud Allah.

Pesan Teologis

  • Allah bukan Allah kekacauan.
  • Setiap ciptaan punya tujuan.

Ayat Paralel:

  • 1 Korintus 14:33 – Allah adalah Allah damai sejahtera.
  • Mazmur 104:24 – Betapa banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan.

Transisi: Jika ciptaan Allah tertata, bagaimana dengan makhluk hidup?


III. Allah Mencipta Kehidupan dengan Kesempurnaan (ayat 14–25)

Allah menciptakan matahari, bulan, bintang, ikan, burung, dan binatang darat.

Semuanya dicipta “menurut jenisnya”. Tidak ada yang salah atau cacat.

Kebenaran Utama

  • Karya Allah tidak asal-asalan.
  • Segala ciptaan menunjukkan hikmat-Nya.

Pesan Karakter: Jika Allah mencipta dengan sempurna, kita dipanggil hidup dengan percaya dan bersyukur.


Aplikasi Berdasarkan Kelompok Usia

I. Anak Balita (1–5 Tahun)

  • Aplikasi: Mengenal Allah sebagai Pencipta.
  • Aktivitas: Menyebut ciptaan Tuhan sambil menunjuk gambar.

II. Anak Kecil (6–10 Tahun)

  • Aplikasi: Bersyukur atas tubuh dan lingkungan.
  • Aktivitas: Membuat “Buku Ciptaan Tuhan”.

III. Anak Besar (11–15 Tahun)

  • Aplikasi: Percaya bahwa hidup mereka tidak kebetulan.
  • Aktivitas: Diskusi kelompok: “Apa tujuan Allah menciptakan aku?”

Ilustrasi Rohani Pendek

Seorang anak berkata, “Kalau Tuhan membuat serangga kecil dengan detail, pasti Tuhan juga peduli padaku.”


Penutup Khotbah (Respons Jemaat)

Mari kita percaya bahwa hidup kita ada dalam rencana Allah yang sempurna.

Pantun Penutup:

Mentari pagi bersinar cerah,
Burung bernyanyi indah merdu.
Karya Tuhan sungguh sempurna,
Hidupku indah di tangan-Mu.